Kesehatan

Penceramaran Udara Parah Dapat Tingkatkan Risiko Kelahiran Prematur

hamil sehat

Bagi wanita hamil, terutama yang tinggal di daerah perkotaan sebaiknya kurangi aktivitas luar ruangan Anda. Sebab, parapeneliti menyebutkan bahwa polusi udara dapat melemahkan plasenta atau ari-ari yang mengelilingi janin serta dapat menyebabkan kelahiran prematur.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara paparan polusi udara dengan kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah. Hal ini disebabkan karena paparan polusi udara selama periode kehamilan dapat memicu peradangan dan menyebabkan kelahiran prematur. Sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa usia kandungan trimester pertama dan terakhir sangat rentan bermasalah jika terpapar kadar CO dan partikel mikro yang tinggi.

Selama awal kehamilan, paparan polusi udara dapat menghalangi perkembangan plasenta yang selanjutnya dapat mengganggu pengiriman gizi dan oksigen ke janin. Sedangkan pada trimester ke tiga merupakan fase yang penting untuk perkembangan berta badan janin.

Maka dari itu sangat penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan kondisi lingkungan dimanapun berada. Seorang pakar lingkungan menyebutkan bahwa ibu hamil yang tinggal di wilayah dengan polusi udara yang signifikan harus berusaha untuk meminimalkan waktu yang biasanya dihabiskan di luar ruangan. Jika memang mengharuskan untuk melakukana ktivitas di luar ruangan, maka sebaiknya memilih waktu pagi hari atau setelah matahari terbenam. Hal ini disebabkan karena sinar matahari dapat meningkatkan ozon. Anda juga bisa memasang filter udara di rumah dan menutup jendela agar polusi udara tidak masuk ke dalam rumah.

Baca juga : Cara cepat menghilangkan selulit di paha dan perut